Tampilkan postingan dengan label Makalah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makalah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Mei 2013

Definisi Sanggar, Sanggar Sastra Jawa di Sekolah.doc

Belajar tentang Definisi Sanggar, Sanggar Sastra Jawa di Sekolah dan Manajemen Strategi Pembinaan Sanggar Kreativitas Siswa. Download Full artikel document-nya klik disini

BAB I
PENDAHULUAN

A.     LATAR BELAKANG
        Sanggar adalah suatu tempat atau sarana yang digunakan oleh suatu komunitas atau sekumpulan orang untuk melakukan suatu kegiatan.
    Sanggar Sastra adalah tempat pertemuan untuk melakukan sastra atau wahana kreatifitas dan ekspresi sastra.

Definisi Sanggar, Sanggar Sastra Jawa

       Bengkel Sastra adalah kegiatan yang mempelajari sastra-cerpen, puisi atau teater, bagi siswa SMU/SMK. Mereka mengusulkan untuk membentuk wadah sebagai tempat berkreasi. Seperti namanya, kegiatannya berkutat di bidang sastra. Di antaranya mengadakan sarasehan, seminar, diskusi dan pentas. Karena anggotanya kebanyakan anak muda yang cenderung show, maka lebih banyak latihan untuk pementasan. Sedang untuk diskusi agak jarang. Untuk menambah wawasan dan pengalaman anggota, mereka sering mengundang tokoh-tokoh sastra.
Kreatifitas adalah gagasan, penuangan pikiran, penemuan dan seterusnya. Apapun pendapat kita, kreativitas selalu berhubungan dengan potensi diri, kemampuan menemukan hal-hal baru. Kita dapat menciptakan berbagai hal dari hal-hal kecil. Kreativitas secara sederhana dapat dilihat atau didefinisikan dari
  1. Pribadi, Dari pribadi, kreativitas didefinisikan sebagai suatu tindakan atau aktivitas yang muncul dari kepribadian yang unik. Masing-masing orang yang kreatif akan memberi tanggapan yang berbeda satu dengan lainnya.
  2. Pendorong, segi pendorong, kreativitas didefinisikan sebagai suatu inisiatif, suatu gagasan yang merupakan perwujudan kekuatan pikir dan imajinasi yang merangsang munculnya pola pikir, wawasan, dan gagasan baru. Dari segi proses, kreativitas merupakan bentuk
  3. Proses, Dari segi proses, kreativitas merupakan bentuk berpikir yang menghasilkan sesuatu yang baru, seperti cara-cara baru dalam mendekati persoalan, hasil-hasil karya yang bercorak baru atau unsur-unsur yang belum ditemukan sebelumnya.
  4. Produk atau hasil, Dari segi produk, kreativitas terciptanya karya-karya baru yang menunjukkan komposisi baru dan nilai-nilai baru.

B.    RUMUSAN MASALAH
        Rumusan masalah dalam makalah ini adalah:
  1. Bagaimanakah definisi mengenai sanggar dan sanggar sastra?
  2. Bagaimanakah manajemen, strategi pembinaan, dan kompetensi sanggar sastra jawa?
C.    TUJUAN
        Tujuan penulis yang ingin disampaikan dalam makalah ini adalah:
  1. Menjabarkan definisi tentang sanggar sastra secara umum
  2. Mendeskripsikan manajemen, strategi pembinaan, dan kompetensi sanggar sastra jawa.

Daftar Pustaka

Endraswara, Suwardi.2003. membaca, menulis, mengajarkan sastra. Jogjakarta: Kota 
Kembang.
Rosidi, Ajip. 1995. Sastera Dan Budaya. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
download makalah sastra jawa, download manajemen, strategi pembinaan, dan kompetensi sanggar sastra jawa di sekolah, 

Selasa, 27 November 2012

HUKUM GAUSS.DOC

HUKUM GAUSS 

HUKUM GAUSS Fisika Universitas Jl. 2.10

Download makalah Hukum Gauss.doc Klik Disini


Preview sekilas:

PENDAHULUAN
Hukum Gauss adalah cara alternatif untuk menjelaskan bagaimana perilaku muatan listrik dan medan listrik. Satah satu konsekuensi dari hukum ini yaitu bahwa muatan statik konduktor terdapat pada permukaan konduktor itu, bukan di bagian dalamnya. Itulah alasan mengapa anak diatas mendapatkan muatan listrik ketika menyentuh bola logam yang bermuatan. Rambut pada kepala anak itu saling tolak-menolak dan berdiri. Seringkali, ada dua cara, yaitu cara yang mudah dan cara yang sukar untuk melakukan sebuah pekerjaan; cara mudah itu melibatkan tak lebih daripada penggunaan alat-alat yang tepat. Dalam fisika, sebuah alat penting untuk menyederhanakan soal adalah penggunaan sifat-sifat simetri dari sistem. Banyak sistem fisika mempunyai simetri; contohnya, sebuah silinder tidak kelihatan berbeda setelah Anda merotasikannya mengelilingi sumbunya, dan sebuah bola logam bermuatan keliliatan sama saja setelah Anda memutarkannya terhadap sebarang sumbunya yang melalui pusatnya.
Hukum Gauss adalah sebuah hubungan antara medan di semua titik pada permukaan dengan muatan total yang tercakup di dalam permukaan itu. Hal ini mungkin kedengarannya menyerupai sebuah cara yang cenderung tidak langsung untuk menyatakan sesuatu, tetapi terbukti akan merupakan sebuah hubungan yang sangat berguna. Selain kegunaannya sebagai alat perhitungan Hukum Gauss akan membantu kita mendapatkan penglihatan (insight) yang lebih dalam mengenai medan listrik.

 TUJUAN :
Mahasiswa Mampu memahami:
1.      Fluks listrik
2.      Hukum Gauss
3.      Muatan pada Konduktor


PEMBAHASAN :
1.      Permukaan Tertutup
HUKUM GAUSS

Permukaan tertutup adalah sebuah permukaan khayal yang mencakup muatan netto. Untuk menentukan kandungan kotak tsb, Kita hanya perlu mengukur medan listrik E pada permukaan tertutup.

TABEL MEDAN LISTRIK
TABEL MEDAN LISTRIK HUKUM GAUSS

TABEL MEDAN LISTRIK HUKUM GAUSS1
Sumber  :
  1. Fisika Universitas Jl. 2/10 - ERLANGGA.
  2. ml.scribd.com/doc/85055681/HUKUM-GAUSS
Hukum gauss adalah, download makalah hukum gauss fisika, makalah fisika hukum gauss full.doc, fisika hukum gauss, makalah fisika hukum gauss, tabel medan listrik, gambar tabel medan listrik,  Fluks listrik  adalah, download makalah  Fluks listrik, makalah  Fluks listrik .doc, fisika  Fluks listrik , makalah fisika  Fluks listrik .

Minggu, 08 Juli 2012

DOSIS RADIASI.doc

Belajar Dosis radiasi & Berbagi Ilmu Dosis radiasi - Mengingat radiasi dapat membahayakan kesehatan, maka pemakaian radiasi perlu diawasi, baik melalui peraturan-peraturan yang berkaitan dengan pemanfaatan radiasi dan bahan - bahan Radioaktif, maupun adanya badan pengawas yang bertanggung jawab agar peraturan - peraturan tersebut diikuti. Di Indonesia, badan pengawas tersebut adalah Bapeten (Badan Pengawas Tenaga Nuklir)
Filosofi proteksi radiasi yang dipakai sekarang ditetapkan oleh Komisi Internasional untuk proteksi Radiasi (International Commission on Radiological Protection, ICRP) dalam suatu pernyataan yang mengatur pembatasan dosis radiasi, yang intinya sebagai berikut :

  1. Suatu kegiatan tidak akan dilakukan kecuali mempunyai keuntungan yang positif dibandingkan dengan resiko, yang dikenal sebagai azas justifikasi
  2. Paparan radiasi diusahakan pada tingkat serendah mungkin yang bisa dicapai (as low as reasanably achievable,ALARA) dengan mempertimbangkan faktor ekonomi dan sosial, yang dikenal sebgai azas optimasi
  3. Dosis perorangan tidak boleh melampaui batas yang direkomendasikan oleh ICRP untuk satuan lingkungan tertentu, yang dikenal sebagai azas limitasi
Konsep untuk mencapai suatu tingkat serendah mungkin merupakan hal mendasar yang perlu dikendalikan, tidak hanya untuk radiasi tetapi juga untuk semua hal yang membahayakan lingkungan. Mengingat bahwa tidak mungkin menghilangkan paparan radiasi secara keseluruhan, maka paparan radiasi diusahakan pada tingkat yang optimal sesuai dengan kebutuhan dan manfaat dari sisi kemanusiaan.
Menurut Bapeten, nilai batas dosis dalam satu tahun untuk pekerja radiasi adalah 50 mSv (5 rem), sedang untuk masyarakat umum adalah 5 mSv (500 mrem). Menurut laporan penelitian UNSCEAR, secara rata – rata setiap orang menerima dosis 2.8 mSv (280 mrem) per tahun, berarti seseorang hanya akan menerima sekitar setengah dari nilai batas dosis untuk masyarakat umum.
Ada dua catatan yang berkaiatan dengan niali batas dosis ini. Pertama, adanya anggapan bahwa nilai batas ini menyatakan garis yang tegas antara aman dan tidak aman. Hal ini tidak seluruhnya benar. Nilai batas ini hanya menyatakan batas dosis radiasi yang dapat diterima oleh pekerja atau masyarakat, sejauh pengetahuan yang ada hingga saat ini. yang lebih penting dari pemakaian nilai batas ini adalah diterapkannya prinsip ALARA pada setiap pemanfaatan radiasi.
Untuk mengurangi kemungkinan terkena radiasi dengan dosis berlebihan perlu diingat pedoman kerja yang disingkat dengan ALARA atau As Low As Reasonably Achievable, yaitu bekerja dengan radiasi serendah – rendahnya yang masih memungkinkan untuk dicapai/dilaksanakan. 

DOSIS RADIASI.doc

Download Dosis radiasi.doc

Dari document ini dapat disimpulkan bahwa :
  • Dosis terserap adalah banyaknya energi radiasi pegion yang terserap per satuan massa bahan, misalnya jaringan tubuh manusia. Yang dinyatakan dalam satuan Gray dengan simbol Gy
  • Radiasi tidak dapat dilihat langsung dengan panca indera melainkan menggunakan peralatan khusus Monitor  Radiasi.
  • Monitor radiasi untuk mengukur jumlah radiasi atau dosis yang diterima oleh seseorang disebut dosimeter perorangan, sedangkan untuk mengukur kecepatan radiasi atau laju dosis disuatu area dikenal dengan nama survaimeter.
  • Dosis Ekivalen adalah dosis terserap dikalikan dengan Faktor Bobot-Radiasi. Nilai faktor bobot-radiasi ini berlaianan untuk setiap jenis radiasi, bergantung pada kemampuan radiasi tersebut untuk merusak jaringan tubuh manusia
  • Dosis radiasi yang diterima oleh seseorang dapat berasal dari alam (secara alamiah) maupun dari radiasi buatan manusia (misalnya pemakaian sinar-X dalam bidang kedokteran)
  • Dosis Radiasi alam
    • Radiasi kosmik : Pada permukaan bumi, secara rata-rata dosisnya sekitar 0,4 mSv (40 mrem) per tahun
    • Kerak bumi : Secara rata-rata, kita menerima dosis 0,5 mSv (50 mrem) per tahun dari radiasi gamma alamiah yang berasal dari bebatuan dan tanah.
    • Radon : Dosis efektif rata-rata dari gas radon ini sekitar 1,2 mSv (120 mrem) per tahun.
  • Dosis Radiasi buatan
    • Kedokteran : Dosis efektif rata-rata yang berasal dari bidang kedokteran ini sekitar 0,4 mSv (40 mrem) per tahun.
    • Uji coba bom nuklir : Dosis efektif rata-rata akibat radionuklida hasil uji coba bom nuklir sekitar 0,005 mSv (0,5 mrem) per tahun.
    • Kecelakaan PLTN chernobyl : kecelakaan ini menyebabkan dosis efektif rata – rata sekitar 0,002 mSv (0,2 mrem) per tahun
    • PLTN : dosis efektif rata-rata yang berasal dari energi nuklir ini sekitar 0,0002 mSv (0,02 mrem) per tahun.


Daftar pustaka

Radiation, People and the Environment, IAEA, Austria, 2004
http://www.batan.go.id/pusdiklat/elearning/proteksiradiasi/pengenalan_radiasi.htm
Key word : KONSEP DOSIS RADIASI, makalah Dosis radiasi, Dosis radiasi.doc, power point Dosis radiasi, materi Dosis radiasi, pengertian Dosis radiasi, contoh Dosis radiasi, aplikasi Dosis radiasi, Satuan dan Dosis Radiasi, Efek Radiasi Terhadap Manusia, Dosis Radiasi yang Bisa Diterima Manusia.


Jumat, 11 Mei 2012

MOTIVASI | MOTIVASI BELAJAR | FUNGSI MOTIVASI.DOC

MOTIVASI | MOTIVASI BELAJAR | FUNGSI MOTIVASI.DOC

Motivasi adalah syarat mutlak untuk belajar. Jika siswa mendapat motivasi yang tepat maka lepaslah tenaga yang luar biasa, sehingga tercapai hal-hal yang semula tidak terduga. Motivasi akan menyebabkan terjadinya suatu perubahan energi yang ada pada diri manusia, baik yang menyangkut kejiwaan, perasaan dan emosi untuk kemudian bertindak melakukan sesuatu untuk melakukan tujuan. Dapat dikatakan bahwa motivasi merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, karena peserta didik akan belajar sunguh-sungguh apabila memiliki motivasi yang tinggi.
MOTIVASI | MOTIVASI BELAJAR | FUNGSI MOTIVASI

Menurut Atkinson, motivasi adalah ‘pendorong’, suatu usaha yang disadari untuk mempengaruhi tingkah laku seseorang agar tergerak hatinya untuk bertindak melakukan sesuatu sehingga mencapai hasil atau tujuan tertentu. Duncan (1981) juga mengatan bahwa motivasi adalah setiap usaha yang disadari untuk menggerakan, mengarahkan, dan menjaga tingkah laku seseorang agar ia terdorong untuk bertindak melakukan sesuatu sehingga mencapai hasil atau tujuan tertentu.
Teori-teori yang menjelaskan tentang motivasi antara lain adalah teori hedonisme, teori naluri, teori reaksi yang dipelajari, dan teori daya pendorong. Berikut ini adalah uraian umum dari masing masing teori tersebut.
a) Teori hedonisme berpandangan bahwa setiap menghadapi persoalan manusia cenderung memilih alternative pemecahan yang mendatangkan kesenangan diri pada yang mengakibatkan kesukaran, kesulitan, penderitaan, dan sebagainya.
b) Teori naluri mengajarkan bahwa untuk memotivasi seseorang harus berdasar naluri yang akan dituju dan perlu dikembangkan.
c) Teori yang dipelajari mengatakan apabila seorang pendidik akan memotivasi anak didiknya maka ia harus mengetahui betul latar belakang, dan kebudayaan mereka.
d) Teori daya pendorong menjelaskan bahwa jika seorang pendidik akan memberikan motivasi harus mendasarkannya pada daya pendorong. Yaitu naluri dan reaksi yang dipelajarinya dari kebudayaan lingkungan yang dimilikinya.

A. Pengertian Umum Motivasi
Motivasi berpangkal dari kata motif yang dapat diartikan sebagai daya penggerak yang ada di dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi tercapainya suatu tujuan. Bahkan motif dapat diartikan sebagai suatu kondisi intern (kesiapsiagaan). Adapun menurut Mc. Donald (Sondang, 2002 : 35) , “motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya “feeling” dan di dahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan”. Dari pengertian yang dikemukakan oleh Mc. Donald ini mengandung tiga elemen/ciri pokok dalam motivasi itu, yakni motivasi itu mengawalinya terjadinya perubahan energi, ditandai dengan adanya feeling, dan dirangsang karena adanya tujuan.”
Menurut Maslow (Jalaludin, 2007 : 56) motivasi ada dua, yaitu:
a) Motivasi Intrinsik. Jenis motivasi ini timbul dari dalam diri individu sendiri tanpa ada paksaan dorongan orang lain, tetapi atas dasar kemauan sendiri. 
b) Motivasi Ekstrinsik. Jenis motivasi ini timbul sebagai akibat pengaruh dari luar individu, apakah karena adanya ajakan, suruhan, atau paksaan dari orang lain sehingga dengan keadaan demikian siswa mau melakukan sesuatu atau belajar.”
Teori-teori yang menjelaskan tentang motivasi antara lain adalah teori hedonisme, teori naluri, teori reaksi yang dipelajari, dan teori daya pendorong. Berikut ini adalah uraian umum dari masing masing teori tersebut.
a) Teori hedonisme berpandangan bahwa setiap menghadapi persoalan manusia cenderung memilih alternative pemecahan yang mendatangkan kesenangan diri pada yang mengakibatkan kesukaran, kesulitan, penderitaan, dan sebagainya.
b) Teori naluri mengajarkan bahwa untuk memotivasi seseorang harus berdasar naluri yang akan dituju dan perlu dikembangkan.
c) Teori yang dipelajari mengatakan apabila seorang pendidik akan memotivasi anak didiknya maka ia harus mengetahui betul latar belakang, dan kebudayaan mereka.
d) Teori daya pendorong menjelaskan bahwa jika seorang pendidik akan memberikan motivasi harus mendasarkannya pada daya pendorong. Yaitu naluri dan reaksi yang dipelajarinya dari kebudayaan lingkungan yang dimilikinya.


B. Motivasi Belajar 
Motivasi dan belajar merupakan dua hal yang saling mempengaruhi. Belajar adalah perubahan tingkah laku secara relatif permanen dan secara potensial terjadi sebagai hasil dari praktik atau penguatan yang dilandasi tujuan untuk mencapai tujuan tertentu. 
Menurut Colquitt, LePine dan Noe (2000 : 10), motivasi untuk belajar didefinisikan sebagai arah, kemahuan dan tingkah laku yang mengarah kepada pembelajaran berterusan dan juga telah didapati positif kepada prestasi pembelajaran.
Motivasi belajar adalah keinginan siswa untuk mengambil bagian di dalam proses pembelajaran (Linda S. Lumsden, 1994 : 18).
Menurut Hermine Marshall Istilah motivasi belajar mempunyai arti yang sedikit berbeda. Ia menggambarkan bahwa motivasi belajar adalah kebermaknaan, nilai, dan keuntungan-keuntungan kegiatan belajar belajar tersebut cukup menarik bagi siswa untuk melakukan kegiatan belajar. Pendapat lain motivasi belajar itu ditandai oleh jangka panjang, kualitas keterlibatan di dalam pelajaran dan kesanggupan untuk melakukan proses belajar ( Carole Ames, 1990 : 23)
Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar adalah kesanggupan untuk melakukan kegiatan belajar karena didorong oleh keinginannya untuk memenuhi kebutuhan dari dalam dirinya ataupun yang datang dari luar. Kegiatan itu dilakukan dengan kesungguhan hati dan terus menerus dalam rangka mencapai tujuan.

C. Fungsi Motivasi dalam belajar
Motivasi berfungsi sebagai pendorong, pengarah, dan sekaligus sebagai penggerak perilaku seseorang untuk mencapai suatu tujuan. Guru merupakan factor yang penting untuk mengusahakan terlaksananya fungsi-fungsi tersebut dengan cara memenuhi kebutuhan siswa.Kebutuhan-kebutuhan tersebut meliputi kebutuhan fisiologis, kebutuhan akan keselamatan dan rasa aman, kebutuhan untuk diterima dan dicintai, kebutuhan akan harga diri, dan kebutuhan untuk merealisasikan diri. Adapun fungsi dari motivasi dalam pembelajaran diantaranya :
1) Mendorong timbulnya tingkah laku atau perbuatan, tanpa motivasi tidak akan timbul suatu perbuatan misalnya belajar.
2) Motivasi berfungsi sebagai pengarah, artinya mengarahkan perbuatan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
3) Motivasi berfungsi sebagai penggerak, artinya menggerakkan tingkah laku seseorang. Besar kecilnya motivasi akan menentukan cepat atau lambatnya suatu pekerjaan.
d. Strategi menumbuhkan motivasi dalam belajar
Ada beberapa strategi yang bisa digunakan oleh guru untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa, sebagai berikut:
1) Menjelaskan tujuan belajar ke peserta didik.
Pada permulaan belajar mengajar seharusnya terlebih dahulu seorang guru menjelaskan mengenai Tujuan Instruksional Khusus yang akan dicapainya kepada siwa. Makin jelas tujuan maka makin besar pula motivasi dalam belajar.
2) Hadiah
Berikan hadiah untuk siswa yang berprestasi. Hal ini akan memacu semangat mereka untuk bisa belajar lebih giat lagi. Di samping itu, siswa yang belum berprestasi akan termotivasi untuk bisa mengejar siswa yang berprestasi.
3) Saingan/kompetisi
Guru berusaha mengadakan persaingan di antara siswanya untuk meningkatkan prestasi belajarnya, berusaha memperbaiki hasil prestasi yang telah dicapai sebelumnya.
4) Pujian
Sudah sepantasnya siswa yang berprestasi untuk diberikan penghargaan atau pujian. Tentunya pujian yang bersifat membangun.
5) Hukuman
Hukuman diberikan kepada siswa yang berbuat kesalahan saat proses belajar mengajar. Hukuman ini diberikan dengan harapan agar siswa tersebut mau merubah diri dan berusaha memacu motivasi belajarnya.
6) Memberikan perhatian maksimal
Membangkitkan dorongan kepada anak didik untuk belajar Strateginya adalah dengan memberikan perhatian maksimal ke peserta didik.
7) Membantu kesulitan belajar
Membantu kesulitan belajar anak didik secara individual maupun kelompok.
8) Menggunakan metode yang bervariasi, dan
9) Menggunakan media yang baik dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Download artikel ini : klik disini

key word : pengertian motivasi, motivasi belajar fisika, motivasi belajar matematika, motivasi belajar bahasa jawa, motivasi belajar sejarah, motivasi belajar geografi, motivasi belajar bahasa indonesia, motivasi belajar ekonomi, cara meningkatkan motivasi belajar, teori motivasi, teori tentang motivasi

sumber : 
http://dc171.4shared.com/doc/tI7ZgGB_/preview.html
isjd.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/9108715.pdf

Jumat, 13 April 2012

KIMIA UDARA.DOC

KIMIA UDARA
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Tanpa udara kita tidak akan ada. Udara tidak tampak, sehingga sering kita anggap tidak ada. Di bumi kita ada sekitar 5,8 milyar ton udara. Makin jauh dari bumi, kerapatan udara semakin kecil. Setelah 10 Km diatas bumi, kita tidak dapat hidup lagi. Diatas 12 Km, lilin tidak dapat menyala lagi, karena itu makhluk hidup bergantung pada udara.
Partikel-partikel di udara menempel dimana saja di lingkungan kita, yang paling berbahaya adalah yang terhirup oleh paru-paru kita. Tiap menit kita menghirup udara sekitar 15-17 kali. Ukuran udara bermacam-macam mulai dari 0,1-10 mikron. Udara bersih merupakan campuran dari berbagai gas yaitu : Nitrogen, Oksigen, Karbondioksida, Hellion, Neon, Xenon, Kripton, Metana, Karbonmonoksida, Amoniak, Nitrat oksida dan Hidrogen sulfida.
B. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan dibuatnya makalah ini adalah :
- Agar kita mengetahui apa itu udara
- Agar kita mengetahui unsur penyusun udara
- Agar kita mengetahui seberapa besar manfaat udara bagi kehidupan
- Agar kita lebih bersyukur kepada Alloh SWT. 

PEMBAHASAN
Udara merupakan campuran berbagai macam gas dan partikel yang menyelimuti bumi. 
A. KOMPONEN UDARA
    Manusia tidak akan bisa hidup di ruangan yang tidak memliki udara. Manusia juga tidak akan bisa hidup di dalam ruangan walaupun ruangan tersebut berisi udara jika komposisi penyusun udaranya tidak tepat atau ada bahan berbahaya yang terlarut di dalam udara. Saat ini kehidupan manusia ditopang oleh komposisi udara. 
Beberapa manfaat macam-macam kandungan gas penyusun udara, yaitu:
1) Oksigen (O2)
Adalah unsur kimia dalam sistem tabel periodik yang mempunyai lambang O dan nomor atom 8. Merupakan unsur yang mudah bereaksi dengan hampir semua unsur lainnya. Oksigen merupakan unsur paling melimpah ketiga di alam semesta berdasarkan massa. Gas oksigen mengisi 20,9% volume atmosfer bumi. Oksigen mengembun pada suhu 90,20 K (-182,95º C, -297,31º F) dan membeku pada suhu 54,36 K (-218,79º C, -361,82º F), oksigen merupakan zat yang sangat reaktif dan harus dipisahkan dari bahan-bahan yang mudah terbakar.
Oksigen atau O2 adalah udara yang diperlukan makhluk hidup untuk bernapas. Selain itu, Oksigen (O2) juga digunakan dalam produksi baja dan untuk pengelasan. Gas oksigen (O2), merupakan gas yang diperlukan untuk pembakaran makanan dalam tubuh makhluk hidup. Pembakaran tersebut menghailkan energi dimana energi ini dibutuhkan untuk melakukan segala aktivitas manusia.
2) Nitrogen (N2)
Adalah unsur kimia dalam sistem periodik unsur yang memiliki lambang N dan nomor atom 7. Biasanya ditemukan sebagai gas tanpa warna, tanpa bau, tanpa rasa dan merupakan gas diatomik bukan logam yang stabil, sangat sulit bereaksi dengan unsur atau senyawa lainnya. Nitrogen mengisi  78,08% atmosfer di bumi dan membentuk banyak senyawa penting seperti asam amino, amoniak, asam nitrat dan sianida.
Nitrogen mengembun pada suhu 77 K (-196º C) pada tekanan atmosfer dan membeku pada suhu 63 K (-210º C). Ada dua isotop nitrogen yang stabil yaitu 14N dan 15N. Yang paling banyak adalah 14N (99,634%) yang dihasilkan dari bintang-bintang dan yang setelahnya adalah 15N.
Nitrogen (N2) dipakai untuk membuat ammonia yang pada gilirannya menjadi bahan baku pembuatan pewarna, pupuk, bahan peledak, obat – obatan, dan plastik. Gas Nitrogen (N2) sangat penting untuk tumbuh-tumbuhan. Hal ini disebabkan gas nitrogen merupakan bahan utama penyubur tanah. Jadi gas nitrogen sangat dibutuhkan untuk kelangsungan hidup manusia.
3) Karbondioksida (CO2)
Adalah senyawa kimia yang terdiri dari zat atom oksigen yang terikat secara kovalen dengan sebuah atom karbon, berdasarkan volume rata-rata konsentrasi karbondioksida di atmosfer bumi 387 ppm. Jumlah ini dapat bervariasi tergantung dari lokasi dan waktu. Karbondioksida dihasilkan oleh semua hewan, tumbuh-tumbuhan, fungi dan mikroorganisme pada proses respirasi dan digunakan oleh tumbuhan pada proses fotosintesis.
Karbondioksida tidak mempunyai bentuk cair pada tatanan dibawah 5,1 atm namun langsung terjadi padat pada temperatur dibawah -78º C. Dalam bentuk padat, karbondioksida umumnya disebut sebagai es kering. CO2 adalah oksida asam, larutan CO2 mengubah warna lakmus biru menjadi merah muda.
Pada keadaan standar, rapatan karbondioksida sekitar 1,98 kg/m2. Kira-kira 1,5 kali lebih berat dari udara. Molekul karbondioksida (O=C=O) mengandung dua ikatan rangkap yang berbentuk linear. Senyawa ini tidak begitu reaktif dan tidak mudah terbakar, namun bisa membantu pembakaran garam seperi magnesium.  
Selain Oksigen (O2) yang berperan dalam proses pernapasan manusia, karbondioksida (CO2) juga berperan dalam proses pernapasan manusia. Selain itu, karbondioksida menyebabkan buah dalam minuman yang menguap atau bersuara mendesis ketika kemasannya dibuka. Karbon dioksida (CO2) merupakan gas hasil pernapasan. Gas ini sangat diperlukan tumbuhan untuk proses fotosintesis. Dalam udara, karbon dioksida berfungsi sebagai penyimpan panas yang dipancarkan oleh bumi. Jika di atas permukaan bumi tidak ada karbon dioksida, bumi akan menjadi sangat dingin. Namun jika terlalu banyak karbon dioksida maka permukaan bumi akan menjadi sangat panas.
4) Argon (Ar)
Argon adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Ar dan nomor atom 18. Gas mulia ke-3, di periode 8, argon membentuk 1% dari atmosfer bumi.
5) Karbon monoksida (CO)
Gas ini sangat berbahaya, tidak berwarna dan tidak berbau, berat jenis sedikit lebih ringan dari udara (menguap secara perlahan ke udara), CO tidak stabil dan
membentuk CO2 untuk mencapai kestabilan phasa gasnya. CO berbahaya karena
bereaksi dengan hemoglobin darah membentuk Carboxy hemoglobin (CO-Hb).
Akibatnya fungsi Hb membawa oksigen ke sel- sel tubuh terhalangi, sehingga gejala keracunan, sesak nafas dan penderita pucat.
6) Gas lain dalam udara
kripton (Kr), neon (Ne), atau xenon (Xe) merupakan gas-gas yang sulit bereaksi dengan unsur-unsur lain. Neon dan argon banyak digunakan untuk mengisi bohlam (lampu pijar).
Gas Helium (He) dan hidrogen (H2) merupakan gas yang sangat ringan. Oleh karena itu, dalam atmosfer letaknya di lapisan bagian atas. Gas-gas tersebut sering digunakan sebagai pengisi balon. Di matahari, terjadi reaksi fusi (penggabungan) gas-gas hidrogen menjadi helium. Dari reaksi tersebut dihasilkan energi yang sangat besar. Energi inilah yang merupakan sumber energi bagi kehidupan di bumi.
Ozon (O,) merupakan salah satu bentuk molekul oksigen. Gas ozon terletak di bagian adalah cahaya matahari yang mempunyai energi sangat tinggi. Sinar ini sangat berbahaya jika yang sampai di bumi terlalu banyak.

Download makalah full untuk melanjutkan halaman seperti dibawah ini : KLIK DISINI

B. LAPISAN – LAPISAN ATMOSFER
C. KELEMBABAN UDARA
D. MANFAAT UDARA UNTUK KEHIDUPAN

Antoine Lavoisier Sang Bapak Kimia Modern
Antoine Lavoisier
Sang Bapak Kimia Modern


DAFTAR PUSTAKA

Ali, Drs. Abdullah dan Rahma, Ir. Eni.1991.ilmu alamiah dasar.jakarta: bumi aksara
Petrucci, Ralph H dan Suminar.1992.Kimia Dasar Prinsip dan Terapan Modern. jakarta: erlangga

Semua artikel ini dilindungi oleh Hak Cipta, boleh anda copy paste asalkan disertai dengan sumber dengan meminta ijin terlebih dahulu. Terimakasih.




APA PENYEBAB TERJADINYA TANAH LONGSOR??? Temukan Jawabannya KLIK DISINI
key word : download makalah kimia udara, macam macam udara, lapisan lapisan atmosfer, manfaat udara untuk kehidupan, bapak kimia modern, makalah macam macam udara, makalah lapisan atmosfer, pencemaran udara. 


Selasa, 10 April 2012

TANAH LONGSOR.doc

TANAH LONGSOR

PENGERTIAN TANAH LONGSOR
Tanah Longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan, tanah, atau material campuran tersebut, bergerak ke bawah atau keluar lereng.
Proses terjadinya tanah longsor dapat diterangkan sebagai berikut: air yang meresap ke dalam tanah akan menambah bobot tanah. Jika air tersebut menembus sampai tanah kedap air yang berperan sebagai bidang gelincir, maka tanah menjadi licin dan tanah pelapukan di atasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng. 

JENIS TANAH LONGSOR
Ada 6 jenis tanah longsor, yakni:
1.Longsoran Translasi
Longsoran translasi adalah ber-geraknya massa tanah dan batuan pada bidang gelincir berbentuk rata atau menggelombang landai.   
Longsoran Translasi

2. Longsoran Rotasi 
Longsoran rotasi adalah bergerak-nya massa tanah dan batuan pada bidang gelincir berbentuk cekung.
Longsoran Rotasi

3.Pergerakan Blok
Pergerakan blok adalah perpindahan batuan yang bergerak pada bidang gelincir berbentuk rata. Longsoran ini disebut juga longsoran translasi blok batu. 
Pergerakan Blok

4. Runtuhan Batu 
Runtuhan batu terjadi ketika sejum-lah besar batuan atau material lain bergerak ke bawah dengan cara jatuh bebas. Umumnya terjadi pada lereng yang terjal hingga meng-gantung terutama di daerah pantai. Batu-batu besar yang jatuh dapat menyebabkan kerusakan yang parah. 
Runtuhan Batu

5. Rayapan Tanah 
Rayapan Tanah adalah jenis tanah longsor yang bergerak lambat. Jenis tanahnya berupa butiran kasar dan halus. Jenis tanah longsor ini hampir tidak dapat dikenali. Setelah waktu yang cukup lama longsor jenis rayapan ini bisa menyebabkan tiang-tiang telepon, pohon, atau rumah miring ke bawah. 
Rayapan Tanah

6. Aliran Bahan Rombakan 
Jenis tanah longsor ini terjadi ketika massa tanah bergerak didorong oleh air. Kecepatan aliran tergantung pada kemiringan lereng, volume dan tekanan air, dan jenis materialnya. Gerakannya terjadi di sepanjang lembah dan mampu mencapai ratusan meter jauhnya. Di beberapa tempat bisa sampai ribuan meter seperti di daerah aliran sungai di sekitar gunungapi. Aliran tanah ini dapat menelan korban cukup banyak. 
Aliran Bahan Rombakan

GEJALA UMUM TANAH LONGSOR

  1. Munculnya retakan-retakan di lereng yang sejajar dengan arah tebing. 
  2. Biasanya terjadi setelah hujan. 
  3. Munculnya mata air baru secara tiba-tiba. 
  4. Tebing rapuh dan kerikil mulai berjatuhan. 

Faktor-faktor Penyebab Tanah Longsor :
1.Hujan
Ancaman tanah longsor biasanya dimulai pada bulan November karena meningkatnya intensitas curah hujan. Musim kering yang panjang akan menyebabkan terjadinya penguapan air di permukaan tanah dalam jumlah besar. Hal itu mengakibatkan munculnya pori-pori atau rongga tanah hingga terjadi retakan dan merekahnya tanah permukaan. Ketika hujan, air akan menyusup ke bagian yang retak sehingga tanah dengan cepat mengembang kembali. Pada awal musim hujan, intensitas hujan yang tinggi biasanya sering terjadi, sehingga kandungan air pada tanah menjadi jenuh dalam waktu singkat. Hujan lebat pada awal musim dapat menimbulkan longsor, karena melalui tanah yang merekah air akan masuk dan terakumulasi di bagian dasar lereng, sehingga menimbulkan gerakan lateral. Bila ada pepohonan di permukaannya, tanah longsor dapat dicegah karena air akan diserap oleh tumbuhan. Akar tumbuhan juga akan berfungsi mengikat tanah. 
2. Lereng terjal 
Lereng atau tebing yang terjal akan memperbesar gaya pendorong. Lereng yang terjal terbentuk karena pengikisan air sungai, mata air, air laut, dan angin. Kebanyakan sudut lereng yang menyebabkan longsor 
3. Tanah yang kurang padat dan tebal 
Jenis tanah yang kurang padat adalah tanah lempung atau tanah liat dengan ketebalan lebih dari 2,5 m dan sudut lereng lebih dari 220. Tanah jenis ini memiliki potensi untuk terjadinya tanah longsor terutama bila terjadi hujan. Selain itu tanah ini sangat rentan terhadap pergerakan tanah karena menjadi lembek terkena air dan pecah ketika hawa terlalu panas. 
4. Batuan yang kurang kuat 
Batuan endapan gunung api dan batuan sedimen berukuran pasir dan campuran antara kerikil, pasir, dan lempung umumnya kurang kuat. Batuan tersebut akan mudah menjadi tanah bila mengalami proses pelapukan dan umumnya rentan terhadap tanah longsor bila terdapat pada lereng yang terjal. 
5. Jenis tata lahan 
Tanah longsor banyak terjadi di daerah tata lahan persawahan, perladangan, dan adanya genangan air di lereng yang terjal. Pada lahan persawahan akarnya kurang kuat untuk mengikat butir tanah dan membuat tanah menjadi lembek dan jenuh dengan air sehingga mudah terjadi longsor. Sedangkan untuk daerah perladangan penyebabnya adalah karena akar pohonnya tidak dapat menembus bidang longsoran yang dalam dan umumnya terjadi di daerah longsoran lama. 
6. Getaran 
Getaran yang terjadi biasanya diakibatkan oleh gempabumi, ledakan, getaran mesin, dan getaran lalulintas kendaraan. Akibat yang ditimbulkannya adalah tanah, badan jalan, lantai, dan dinding rumah menjadi retak. 
7.Susut muka air danau atau bendungan
Akibat susutnya muka air yang cepat di danau maka gaya penahan lereng menjadi hilang, dengan sudut kemiringan waduk 220 mudah terjadi longsoran dan penurunan tanah yang biasanya diikuti oleh retakan.
8. Adanya beban tambahan 
Adanya beban tambahan seperti beban bangunan pada lereng, dan kendaraan akan memperbesar gaya pendorong terjadinya longsor, terutama di sekitar tikungan jalan pada daerah lembah. Akibatnya adalah sering terjadinya penurunan tanah dan retakan yang arahnya ke arah lembah. 
9.Pengikisan/erosi
Pengikisan banyak dilakukan oleh air sungai ke arah tebing. Selain itu akibat penggundulan hutan di sekitar tikungan sungai, tebing akan menjadi terjal. 
10.Adanya material timbunan pada tebing
Untuk mengembangkan dan memperluas lahan pemukiman umumnya dilakukan pemotongan tebing dan penimbunan lembah. Tanah timbunan pada lembah tersebut belum terpadatkan sempurna seperti tanah asli yang berada di bawahnya. Sehingga apabila hujan akan terjadi penurunan tanah yang kemudian diikuti dengan retakan tanah 
11.Bekas longsoran lama 
Longsoran lama umumnya terjadi selama dan setelah terjadi pengendapan material gunung api pada lereng yang relatif terjal atau pada saat atau sesudah terjadi patahan kulit bumi. 
12.Adanya bidang diskontinuitas (bidang tidak sinambung)
Bidang-bidang tersebut merupakan bidang lemah dan dapat berfungsi sebagai bidang luncuran tanah longsor. 
13. Penggundulan hutan 
Tanah longsor umumnya banyak terjadi di daerah yang relatif gundul dimana pengikatan air tanah sangat kurang. 
14. Daerah pembuangan sampah 
Penggunaan lapisan tanah yang rendah untuk pembuangan sampah dalam jumlah banyak dapat mengakibatkan tanah longsor apalagi ditambah dengan guyuran hujan, seperti yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Leuwigajah di Cimahi. Bencana ini menyebabkan sekitar 120 orang lebih meninggal. 

PENCEGAHAN TERJADINYA BENCANA TANAH LONGSOR
1. Jangan mencetak sawah dan membuat kolam pada   lereng bagian atas di dekat pemukiman, Buatlah terasering (sengkedan) pada lereng yang terjal bila membangun permukiman.
2. Segera menutup retakan tanah dan dipadatkan agar air tidak masuk ke dalam tanah melalui retakan. Jangan melakukan penggalian di bawah lereng terjal. 
3. Jangan menebang pohon di lereng Jangan membangun rumah/pemukiman di bawah tebing/lereng terjal.

HAL YANG DILAKUKAN SELAMA DAN SESUDAH TERJADI BENCANA
1. Tanggap Darurat 
Yang harus dilakukan dalam tahap tanggap darurat adalah penyelamatan dan pertolongan korban secepatnya supaya korban tidak bertambah. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain: 
-Kondisi medan 
-Kondisi bencana 
-Peralatan 
-Informasi bencana 
2.Rehabilitasi 
Upaya pemulihan korban dan prasarananya, meliputi kondisi sosial, ekonomi, dan sarana transportasi. Selain itu dikaji juga perkembangan tanah longsor dan teknik pengendaliannya supaya tanah longsor tidak berkembang dan penentuan relokasi korban tanah longsor bila tanah longsor sulit dikendalikan. 
3.Rekonstruksi
Penguatan bangunan-bangunan infrastruktur di daerah rawan longsor tidak menjadi pertimbangan utama untuk mitigasi kerusakan yang disebabkan oleh tanah longsor, karena kerentanan untuk bangunan-bangunan yang dibangun pada jalur tanah longsor hampir 100%.

Sumber : http://www.esdm.go.id/batubara/doc_download/489-pengenalan-gerakan-tanah.html (free PDF)

Semua artikel ini dilindungi oleh Hak Cipta, boleh anda copy paste asalkan disertai dengan sumber dengan meminta ijin terlebih dahulu. Terima Kasih.
key word : makalah tanah longsor, pengertian tanah longsor, jenis jenis tanah longosr, penyebab tanah longsor, cara menanggulangi tanah longsor, akibat tanah longsor, pencegahan tanah longsor, dampak tanah longsor, penanggulangan tanah longsor, jenis gerakan tanah lonsor, banjir, kerusakan tanah, kerusakan tanah diindonesia, jenis jenis kerusakan tanah, contoh kerusakan tanah, kerusakan tanah.doc, kerusakan tanah diindonesia.doc, jenis jenis kerusakan tanah.doc, contoh kerusakan tanah.doc. download makalah tanah longsor.kerusakan tanah liat, peneyebab utama tanah lonsor, tanah paling rawan di indonesia, download makalah tanah 2012. 2013, tanah indonesia, makalah kuliah fisika lingkungan, download skripsi fisika paling lengkap, download skripsi fisika, skripsi fisika.doc, skripsi biologi.doc

Senin, 09 April 2012

Telaah Energi.doc

ENERGI 

PENDAHULUAN
1. Latar Belakang Masalah
   Krisis energi dunia merupakan masalah bersama dan sudah tidak dapat dihindari lagi. Masyarakat dunia terutama di negara-negara maju sudah mulai mengambil langkah-langkah untuk mengurangi krisis tersebut. Mereka seakan berlomba-lomba untuk mencari alternatif energi pengganti dengan menggunakan bahan-bahan yang dapat diperbarui dan ramah terhadap lingkungan. Penggunaan bahan-bahan tambang (yang tidak dapat diperbarui) untuk pembangkit listrik mulai ditinggalkan. Teknologi-teknologi hemat bahan bakar dengan mesin-mesin yang dapat bekerja maksimal terus diciptakan. Inilah gambaran umum global sekarang krisis energi terjadi dan kondisi lingkungan hidup dunia sudah mulai rusak.
Energi listrik yang kita pakai ini bersumber dari pembangkit yang masih menggunakan bahan-bahan tambang yang tidak dapat diperbarui. Selain merusak lingkungan akibat bahan galian dan sisa pembakaran yang dihasilkan, penggalian yang berlebihan untuk memenuhi permintaan energi listrik yang semakin bertambah menyebabkan berkurangnya cadangan bahan baku tersebut di alam.
   Sejarah mencatat bahwa revolusi industri pada perjalanan waktunya hingga abad 20 ini menjadi penyebab terjadinya krisis energi dan pemanasan global (global warming). Pemakaian energi yang berlebihan mulai dari industri hingga transportasi menyebabkan penggalian (eksploitasi) bahan-bahan tambang menjadi besar. Teknologi di bidang pertambangan pada gilirannya dipacu untuk mendukung kegiatan tersebut dan semua bermuara kepada kepentingan ekonomi.
   Dewasa ini karena dipicu oleh krisis energi dunia dan kerusakan lingkungan (pemanasan global) maka pemakaian energi yang lebih irit dan pemanfaatan energi yang terbarukan (ramah lingkungan) sangat diperlukan. Pemanfaatan energi tersebut antara lain sinar matahari dengan sel surya (photovoltaic), angin (kipas/turbin raksasa), panas bumi, biodiesel dari buah jarak, mikrohidro dan masih banyak lainnya. Pemanfaatan energi tersebut antara lain sebagai pembangkit tenaga listrik (masih dalam skala kecil menengah) dan transportasi umum. Teknologipun sudah mengikuti walau sebagian besar masih bersifat percobaan dan masih berkembang. Selain teknologi yang hemat energi dikembangkan terus menerus, kampanye hemat energipun terus disuarakan tidak hanya di negara-negara maju saja tetapi juga di negara-negara berkembang.
   Sumber energi dapat kita bagi menjadi dua yaitu sumber energi yang dapat diperbarui atau terbarukan dan yang tidak dapat diperbarui. Sumber energi yang dapat diperbarui sering kita sebut sebagai energi ramah lingkungan dan bukan merupakan bahan tambang seperti matahari, air, udara, panas bumi, gelombang laut dan yang berasal dari hewani atau nabati. Sumber energi yang lain adalah sumber energi yang tidak dapat diperbarui yang merupakan bahan tambang seperti batu bara, gas alam dan minyak bumi serta termonuklir (Nuclear Fission/Fusion). Fisi nuklir menggunakan bahan tambang Uranium 235 yang memilki persediaan sangat sedikit dan sudah diaplikasikan sebagai pembangkit tenaga listrik sedangkan Fusi nuklir masih dalam taraf percobaan dan pengembangan, berbahan dasar hidrogen.
   Bahan-bahan tambang seperti batu bara, gas alam, minyak bumi dan fusi nuklir semakin lama semakin habis, dan hasil galiannya dapat merusak lingkungan. Bahan tambang ini seperti minyak bumi, gas alam dan batu bara terjadi dari pengendapan makhluk hidup yang mati dan terkubur sejak jutaan tahun lalu dan berproses bersama bahan-bahan lain di dalam perut bumi, karena itu bahan tambang ini sering disebut juga dengan bahan bakar fosil (fossil fuel).

2. Perumusan Masalah
    a. Macam – macam energi yang dapat diperbaharui
    b. Bagaimana penghematan energinya
    c. Bagaimana dampak positif dan dampak negatifnya bagi kehidupan.

Telaah Energi.doc



Download makalah energi Full (password mediafire : omkris)




DAFTAR PUSTAKA

Kadir Abdul. 1982. Energi. Universitas Indonesia.
Boer, R., Masripatin, N., June, T., and Dahlan, E.N. 2001. Greenhouse Gas mitigation Technologies in Forestry Sector: Status, Prospects and Barries of Their Implementation in Indonesia. UNDP-Climate Change Enabling Activity Project.
http://bio massa\Energi dari Biomassa Hutan.mht
http ://terbarukan  Pengering Rumah Kaca.mht
http://io.ppi-jepang.org Email : redaksi@io.ppi-jepang.org
U.S. Energy Information Administration provides a wide range of statistics and information on the industry.
Boyle, G. (ed.), Renewable Energy: Power for a Sustainable Future. Open University, UK, 1996.
U.S. DOE Energy Efficiency and Renewable Energy (EERE) Home Page
http://id.wikipedia.org/wiki/Energi_terbarui


Semua artikel ini dilindungi oleh Hak Cipta, boleh anda copy paste asalkan disertai dengan sumber dengan meminta ijin terlebih dahulu.

key word : download makalah, macam macam energi, energi yang dapat diperbaharui, energi yang tidak dapat diperbaharui, makalah energi, energi panas laut, energi benda angkasa, download makalah energi, energi ombak laut, energi pasang surut, cara menghemat energi, energi air terjun, Energi planeter (energi nuklir dan magma), energi surya, energi air, energi biomassa, energi bio ethanol, energi bio diesel, energi bio gas, energi sampah kota, penghematan energi.makalah energi yg tidak dapat terbarukan, download energi matahari, pembangkit listrik tenaga nuklir.

Minggu, 08 April 2012

Sejarah Bumi.doc


      Bumi tempat segenap makhluk hidup termasuk manusia telah terbentuk kira-kira 4 600 000 000 tahun lalu bersamaan dengan planet-planet lain yang membentuk tatasurya dengan matahari sebagai pusatnya.
Sejarah kehidupan di bumi baru dimulai sekitar 3.500.000.000 tahun lalu dengan munculnya micro-organisme sederhana yaitu bakteri dan ganggang. Kemudian pada 1.000.000.000 tahun lalu baru muncul organisme bersel banyak.
  Pada sekitar 540.000.000 tahun lalu secara bertahap kehidupan yang lebih komplek mulai berevolusi.Perkembangan perubahan tetumbuhan diawali oleh Pteridofita (tumbuhan paku), Gimnosperma (tumbuhan berujung) dan terakhir Angiosperma (tumbuhan berbunga). Sedangkan perkembangan dan perubahan hewan dimulai dari invertebrata, ikan, amfibia, reptilia, burung dan terakhir mamalia, kemudian terakhir kali muncul manusia.….. dibawah Kalender Geologi dapat dilihat seperti ini :Masa Arkeozoikum dan Paleozoikum/Proterozoikum bersama-sama dikenal sebagai masa Pra-Kambrium.

Sejarah Bumi.doc

Masa Arkeozoikum
      Arkeozpoikum artinya Masa Kehidupan Purba.berlansung kira-kira 4,5 – 2,5 milyar tahun lalu. Masa Arkeozoikum (Arkean) merupakan masa awal pembentukan batuan kerak bumi yang kemudian berkembang menjadi protokontinen. Batuan masa ini ditemukan di beberapa bagian dunia yang lazim disebut kraton/perisai benua. Coba perhatikan, masa ini adalah masa pembentukan kerakbumi. Jadi kerakbumi terbentuk setelah pendinginan bagian tepi dari “balon bumi” (bakal calon bumi). Plate tectonic / Lempeng tektonik yang menyebabkan gempa itu terbentuk pada masa ini. Lingkungan hidup mas itu tentunya mirip dengan lingkungan disekitar mata-air panas. Batuan tertua tercatat berumur kira-kira 3.800.000.000 tahun. Masa ini juga merupakan awal terbentuknya Indrosfer dan Atmosfer serta awal muncul kehidupan primitif di dalam samudera berupa mikro-organisma (bakteri dan ganggang). Fosil tertua yang telah ditemukan adalah fosil Stromatolit dan Cyanobacteria dengan umur kira-kira 3.500.000.000 tahun.
    Paleozoikum (Bahasa Yunani: palaio, "tua" dan zoion, "hewan", berarti "kehidupan purba") adalah era pertama dari tiga era pada eon Fanerozoikum. Paleozoikum atau sering pula disebut sebagai zaman primer atau zaman hidup tua berlangsung selama 340 juta tahun yaitu  kurang lebih 590 sampai 250 juta tahun yang lalu, dan dibagi menjadi enam periode, berturut-turut dari yang paling tua: Kambrium, Ordovisium, Silur, Devon, Karbon, dan Perm. Paleozoikum dilanjutkan dengan era Mesozoikum.  Secara geologis,  Paleozoic dimulai tidak lama setelah pecahnya sebuah superbenua disebut Pannotia pada akhir global zaman es.  Sepanjang awal Paleozoic, daratan bumi dipecah menjadi benua - benua yang relatif kecil.  Dan menjelang akhir zaman, benua-benua berkumpul bersama-sama ke superbenua yang disebut Pangea, yang mencakup sebagian besar wilayah daratan Bumi. Masa Proterozoikum merupakan awal terbentuknya hidrosfer dan atmosfer. Pada masa ini kehidupan mulai berkembang dari organisme bersel tunggal menjadi bersel banyak (enkaryotes dan prokaryotes). Makhluk hidup yang muncul pada zaman ini seperti mikro organisme, ikan, ampibi, reptil dan binatang yang tidak bertulang punggung. Masa Arkeozoikum dan Proterozoikum bersama-sama dikenal sebagai masa Pra-Kambrium.

Jaman Kambrium (590-500 juta tahun lalu)
   Kambrium berasal dari kata “Cambria” nama latin untuk daerah Wales di Inggeris sana, dimana batuan berumur kambrium pertama kali dipelajari. Banyak hewan invertebrata mulai muncul pada zaman Kambrium. Hampir seluruh kehidupan berada di lautan. Hewan zaman ini mempunyai kerangka luar dan cangkang sebagai pelindung. Fosil yang umum dijumpai dan penyebarannya luas adalah, Alga, Cacing, Sepon, Koral, Moluska, Ekinodermata, Brakiopoda dan Artropoda (Trilobit). Sebuah daratan yang disebut Gondwana (sebelumnya pannotia) merupakan cikal bakal Antartika, Afrika, India, Australia, sebagian Asia dan Amerika Selatan. Sedangkan Eropa, Amerika Utara, dan Tanah Hijau masih berupa benua-benua kecil yang terpisah.

Jaman Ordovisium (500 – 440 juta tahun lalu)
   Zaman Ordovisium dicirikan oleh munculnya ikan tanpa rahang (hewan bertulang belakang paling tua) dan beberapa hewan bertulang belakang yang muncul pertama kali seperti Tetrakoral, Graptolit, Ekinoid (Landak Laut), Asteroid (Bintang Laut), Krinoid (Lili Laut) dan Bryozona. Koral dan Alaga berkembang membentuk karang, dimana trilobit dan Brakiopoda mencari mangsa. Graptolit dan Trilobit melimpah, sedangkan Ekinodermata dan Brakiopoda mulai menyebar. Meluapnya Samudra dari Zaman Es merupakan bagian peristiwa dari zaman ini. Gondwana dan benua-benua lainnya mulai menutup celah samudera yang berada di antaranya.

Jaman Silur (440 – 410 juta tahun lalu)
   Zaman silur merupakan waktu peralihan kehidupan dari air ke darat. Tumbuhan darat mulai muncul pertama kalinya termasuk Pteridofita (tumbuhan paku). Sedangkan Kalajengking raksasa (Eurypterid) hidup berburu di dalam laut. Ikan berahang mulai muncul pada zaman ini dan banyak ikan mempunyai perisai tulang sebagai pelindung. Selama zaman Silur, deretan pegunungan mulai terbentuk melintasi Skandinavia, Skotlandia dan Pantai Amerika Utara.

Jaman Devon (410-360 juta tahun lalu)
   Zaman Devon merupakan zaman perkembangan besar-besaran jenis ikan dan tumbuhan darat. Ikan berahang dan ikan hiu semakin aktif sebagai pemangsa di dalam lautan. Serbuan ke daratan masih terus berlanjut selama zaman ini. Hewan Amfibi berkembang dan beranjak menuju daratan. Tumbuhan darat semakin umum dan muncul serangga untuk pertama kalinya. Samudera menyempit sementara, benua Gondwana menutupi Eropa, Amerika Utara dan Tanah Hijau (Green Land).

Jaman Karbon (360 – 290 juta tahun lalu)
   Reptilia muncul pertama kalinya dan dapat meletakkan telurnya di luar air. Serangga raksasa muncul dan ampibi meningkat dalam jumlahnya. Pohon pertama muncul, jamur Klab, tumbuhan ferm dan paku ekor kuda tumbuh di rawa-rawa pembentuk batubara. Pada zaman ini benua-benua di muka bumi menyatu membentuk satu masa daratan yang disebut Pangea, mengalami perubahan lingkungan untuk berbagai bentuk kehidupan. Di belahan bumi utara, iklim tropis menghasilkan secara besar-besaran, rawa-rawa yang berisi dan sekarang tersimpan sebagai batubara.

Jaman Perm (290 -250 juta tahun lalu)
   “Perm” adalah nama sebuah propinsi tua di dekat pegunungan Ural, Rusia. Reptilia meningkat dan serangga modern muncul, begitu juga tumbuhan konifer dan Grikgo primitif. Hewan Ampibi menjadi kurang begitu berperan. Zaman perm diakhiri dengan kepunahan micsa dalam skala besar, Tribolit, banyak koral dan ikan menjadi punah. Benua Pangea bergabung bersama dan bergerak sebagai satu massa daratan, Lapisan es menutup Amerika Selatan, Antartika, Australia dan Afrika, membendung air dan menurunkan muka air laut. Iklim yang kering dengan kondisi gurun pasir mulai terbentuk di bagian utara bumi.

   (Bahasa Yunani: μεσο, meso, "antara" dan ζωον, zoon, "hewan" atau berarti "hewan pertengahan") adalah salah satu dari tiga era geologi pada eon Fanerozoikum. Mesozoikum atau sering pula disebut sebagai zaman sekunder atau zaman hidup pertengahan berlangsung kurang lebih selama 180 juta tahun, antara 251 hingga 65 juta tahun yang lalu. Era ini dibagi menjadi tiga periode: Trias, Jura, dan Kapur. Pembagian waktu menjadi era ini diawali oleh Giovanni Arduino pada abad ke-18, walaupun nama asli yang diberikannya untuk Mesozoikum adalah Sekunder (menjadikan era modern menjadi Tersier). Era yang berlangsung antara Paleozoikum dan Kenozoikum ini sering pula disebut Zaman Kehidupan Pertengahan atau Zaman Dinosaurus / reptil, mengikuti nama fauna yang dominan pada masa itu. Mesozoikum ditandai dengan aktivitas tektonik, iklim, dan evolusi. Benua-benua secara perlahan mengalami pergeseran dari saling menyatu satu sama lain menjadi seperti keadaannya saat ini. Pergeseran ini menimbulkan spesiasi dan berbagai perkembangan evolusi penting lainnya. Iklim hangat yang terjadi sepanjang periode juga memegang peranan penting bagi evolusi dan diversifikasi spesies hewan baru. Pada akhir zaman ini, dasar-dasar kehidupan modern terbentuk.

Jaman Trias (250-210 juta tahun lalu)
   Gastropoda dan Bivalvia meningkat jumlahnya, sementara amonit menjadi umum. Dinosaurus dan reptilia laut berukuran besar mulai muncul pertama kalinya selama zaman ini. Reptilia menyerupai mamalia pemakan daging yang disebut Cynodont mulai berkembang. Mamalia pertamapun mulai muncul saat ini. Dan ada banyak jenis reptilia yang hidup di air, termasuk penyu dan kura-kura. Tumbuhan sikada mirip palem berkembang dan Konifer menyebar. Benua Pangea bergerak ke utara dan gurun terbentuk. Lembaran es di bagian selatan mencair dan celah-celah mulai terbentuk di Pangea.

Jaman Jura (210-140 juta tahun lalu)
   Pada zaman ini, Amonit dan Belemnit sangat umum. Reptilia meningkat jumlahnya. Dinosaurus menguasai daratan, Ichtiyosaurus berburu di dalam lautan dan Pterosaurus merajai angkasa. Banyak dinosaurus tumbuh dalam ukuran yang luar biasa. Burung sejati pertama (Archeopterya) berevolusi dan banyak jenis buaya berkembang. Tumbuhan Konifer menjadi umum, sementara Bennefit dan Sequola melimpah pada waktu ini.Pangea terpecah dimana Amerika Utara memisahkan diri dari Afrika sedangkan Amerika Selatan melepaskan diri dari Antartika dan Australia. Jaman ini merupakan jaman yang paling menarik anak-anak setelah difilmkannya Jurrasic Park.

Jaman Kapur (140-65 juta tahun lalu)
   Banyak dinosaurus raksasa dan reptilia terbang hidup pada zaman ini.Mamalia berari-ari muncul pertama kalinya. Pada akhir zaman ini Dinosaurus, Ichtiyosaurus, Pterosaurus, Plesiosaurus, Amonit dan Belemnit punah. Mamalia dan tumbuhan berbunga mulai berkembang menjadi banyak bentuk yang berlainan.Iklim sedang mulai muncul. India terlepas jauh dari Afrika menuju Asia.Jaman ini adalah jaman akhir dari kehidupan biantang-binatang raksasa.

Masa Kenozoikum / Neozoikum
    The Kenozoikum (juga Cænozoic atau Cainozoic) (yang berarti "kehidupan baru" (Yunani καινός (kainos), "baru", dan ζωή (Zoe), "hidup"). Neozoikum atau zaman hidup pertengahan dibagi menjadi menjadi dua zaman, yaitu zaman Tersier dan zaman Kuartier. Zaman Tersier berlangsung sekitar 60 juta tahun. Zaman ini ditandai dengan berkembangnya jenis binatang menyusui. Sementara itu, Zaman Kuartier ditandai dengan munculnya manusia sehingga merupakan zaman terpenting. Zaman ini kemudian dibagi lagi menjadi dua zaman, yaitu zaman Pleitosen dan Holosin. Zaman Pleitosen (Dilluvium) berlangsung kira-kira 600.000 tahun yang ditandai dengan adanya manusia purba.
Zaman Tersier (65 – 1,7 juta tahun lalu)
   Pada zaman tersier terjadi perkembangan jenis kehidupan seperti munculnya primata dan burung tak bergigi berukuran besar yang menyerupai burung unta, sedangkan fauna laut sepert ikan, moluska dan echinodermata sangat mirip dengan fauna laut yang hidup sekarang. Tumbuhan berbunga pada zaman Tersier terus berevolusi menghasilkan banyak variasi tumbuhan, seperti semak belukar, tumbuhan merambat dan rumput.
Pada zaman Tersier – Kuarter, pemunculan dan kepunahan hewan dan tumbuhan saling berganti seiring dengan perubahan cuaca secara global

Zaman Kuarter (1,7 juta tahun lalu – sekarang)
   Zaman Kuarter terdiri dari kala Plistosen dan Kala Holosen.

Zaman Pleitocen/Dilluvium
   Berlangsung kira-kira 600.000 tahun yaitu mulai sekitar 1,7 juta tahun yang lalu dan berakhir pada 10.000 tahun yang lalu Zaman pleistosen ditandai dengan meluasnya lapisan es di kedua kutub Bumi (zaman glacial) dan diseling dengan zaman ketika es kembali mencair (zaman interglacial). Keadaan ini silih berganti selama zaman pleistosin sampai empat kali. Di daerah tropika zaman glacial ini berupa zaman hujan (zaman pluvial) yang diseling dengan zaman kering (interpluvial). Pada zaman glacial permukaan air laut telah menurun dengan drastis sehingga hanyak dasar laut yang kering menjadi daratan. sebagian besar Eropa, Amerika utara dan Asia bagian utara ditutupi es, begitu pula Pegunungan Alpen, Pegunungan Cherpatia dan Pegunungan Himalaya. Di antara 4 jaman es ini terdapat jaman Intra Glasial, dimana iklim bumi lebih hangat. Di Indonesia bagian barat dasar laut yang mengering itu disebut Dataran Sunda, sedangkan di Indonesia bagian timur disebut Dataran Sahul. Dataran Sunda telah menyebabkan kepulauan Indonesia bagian barat menjadi satu dengan Benua Asia, sedangkan Dataran Sahul telah pula menghubungkan kepulauan Indonesia bagian timur dengan Benua Australia. Itulah sebabnya fauna dan flora Indonesia barat mirip dengan fauna dan flora Asia dan sebaliknya fauna dan flora Indonesia timur mirip dengan Australia. Manusia yang hidup zaman pleistosin adalah spesies homo erectus, yang menjadi pendukung kebudayaan batu tua (Palaeolithicum).

 Zaman Holocen/Alluvium 
   Berlangsung kira-kira 20.000 tahun yang lalu dan terus berkembang sampai dewasa ini. Pada zaman ini ditandai dengan munculnya manusia jenis Homo Sapiens yang memiliki ciri-ciri seperti manusia sekarang (Manusia yang cerdas serta Modern yang mempunyai peradaban baru).

- Sebelum zaman es, wilayah Indonesia bagian barat bersatu dengan daratan Asia, wilayah Indonesia bagian timur bersatu dengan daratan Australia
- Pada zaman es, wilayah Indonesia dipisahkan oleh lautan dengan Asia ataupun Australia.
- Bekas daratan yang menghubungkan Indonesia Barat dan Asia dinamakan Paparan Sunda (Sunda Plat).
- Bekas daratan yang menghubungkan Indonesia Timur dan Australia dinamkan Paparan Sahul (Sahul Plat).
- Daerah lautan yang memisahkan kedua paparan tersebut disebut Zona Wallace.




Catatan kaki
1. Ahli paleontologi sering lebih merujuk pada tahapan fauna daripada periode geologi. Tatanama tahapan cukup rumit, lihat The Paleobiology Database. 
2. Perakitan Pangea menciptakan keringan yang besar didaerah pedalaman. turunnya permukaan air laut, peningkatan karbon dioksida dan memburuknya iklim umum,,berpuncak pada kehancuran yang biasa disebut dengan kepunahan Permian.
3. Tanggal-tanggal agak tidak pasti dengan perbedaan beberapa persen antara beberapa sumber. Hal ini terutama disebabkan oleh ketidakpastian dalam penanggalan radiometri dan masalah bahwa kandungan bahan yang layak untuk bahan penanggalan radiometri sangat sedikit tersedia pada lokasi kolom geologi yang sesuai, yang membuat kandungan tersebut sangat berguna. Waktu dan galat yang dikutip di tabel ini didasarkan pada skala waktu International Commission on Stratigraphy tahun 2004. Waktu yang ditandai dengan * menunjukkan suatu batas Global Boundary Stratotype Section and Point yang telah disepakati secara internasional. 
4. Pada awalnya Kenozoikum dibagi menjadi sub-era Kuarter dan Tersier serta periode Neogen dan Paleogen. Namun, International Commission on Stratigraphy belakangan memutuskan untuk menghentikan pengajuan istilah Kuarter dan Tersier dalam tatanama formal. 
5. Waktu awal kala Holosen di sini dinyatakan sebagai 11,430 tahun yang lalu ± 130 tahun (yaitu, antara 9610 SM dan 9350 SM). 
6. Prakambrium juga dikenal dengan nama Kriptozoikum. 
7. Proterozoikum, Arkean, dan Hadean secara kolektif sering disebut Proterozoikum atau Kriptozoikum. 
8. Walaupun umum digunakan, Hadean bukanlah suatu eon formal dan tidak ada batas bawah Arkean yang telah disepakati. Hadean kadang juga disebut Priscoan atau Azoikum. Kadang, Hadean juga dibagi menurut skala waktu geologi bulan. Era-era ini termasuk Cryptic 



Daftar pustaka

Integrated science concepts
^ "Pamela JW Gore, "The Precambrian". Retrieved on 12/3/12." . 
http://gpc.edu/~pgore/geology/geo102/precamb.htm . ^ "Pamela JW Gore," The Prakambrium ". Diakses pada 12/3/2012.". 
Http://gpc.edu/ ~ pgore/geology/geo102/precamb.html.  
http://www.geology.wisc.edu/zircon/zircon_home.html ^ Zircons adalah Forever "Zircons adalah Forever". Http://www.geology.wisc.edu/zircon/zircon_home.html
^ Geological Society of America's "2009 GSA Geologic Time Scale." ^ Geological Society of America's "2009 GSA geologi Sisa Skala."
Bleeker, W. [2004]. "Toward a "natural" Precambrian time scale", in Felix M. Gradstein, James G. Ogg, and Alan G. Smith: A Geologic Time Scale 2004. Cambridge University Press. ISBN 0-521-78673-8.
James Monroe and Reed Wicander, The Changing Earth, 2nd ed, (Belmont: Wadsworth Publishing Company, 1997)


Semua artikel ini dilindungi oleh Hak Cipta, boleh anda copy paste asalkan disertai dengan sumber dengan meminta ijin terlebih dahulu.

search : makalah sejarah bumi, kuliah ipba sejarah bumi, Sejarah singkat bumi dan kehidupannya, Sejarah terbentuknya Bumi Menurut Zaman, download makalah sejarah bumi, IPA, IPBA, zaman pada awal sejarah bumi, makhluk hidup pada awal kehidupan, sejarah bumi, sejarah kehidupan awal bumi, sejarah terbentuknya bumi, sejarah kebentukan bumi, sejarah perkembangan muka bumi pada masa awal, sejarah perkembangan bumi, sejarah planet bumi, zaman kambrium, zaman kapur, zaman jura., sejarah manusia purba, sejarah bumi menurut Al-Quran

Sabtu, 07 April 2012

SIKLUS BIOGEOKIMIA.doc

SIKLUS BIOGEOKIMIA

I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Permasalahan
Ekologi biasanya didefinisikan sebagai ilmu tentang interaksi antara organisme - organisme dan lingkungannya. Berbagai ekosistem dihubungkan satu sama lain oleh proses-proses biologi, kimia, fisika. Masukan dan buangan energi, gas, bahan kimia anorganik dan organik dapat melewati batasan ekosistem melalui perantara faktor meteorologi seperti angin dan presipitasi, faktor geologi seperti air mengalir dan daya tarik dan faktor biologi seperti gerakan hewan. Jadi, keseluruhan bumi itu sendiri adalah ekosistem, dimana tidak ada bagian yang terisolir dari yang lain. Ekosistem keseluruhannya biasanya disebut biosfer. 
Biosfer terdiri dari semua organisme hidup dan lingkungan biosfer membentuk “shell” (kulit), relatif  tipis di sekeliling bumi, berjarak hanya beberapa mil di atas dan di bawah permukaan air laut. Kecuali energi, biosfir sudah bisa mencukupi dirinya sendiri, semua persyaratan hidup yang lain seperti air, oksigen, dan hara dipenuhi oleh pemakaian dan daur ulang bahan yang telah ada dalam sistem tersebut. 
Materi yang menyusun tubuh organisme berasal dari bumi. Materi yang berupa unsur-unsur terdapat dalam senyawa kimia yang merupakan materi dasar makhluk hidup dan tak hidup. Siklus biogeokimia atau siklus organikanorganik adalah siklus unsur atau senyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke biotik dan kembali lagi ke komponen abiotik. Siklus unsur-unsur tersebut tidak hanya melalui organisme, tetapi juga melibatkan reaksi-reaksi kimia dalam lingkungan abiotik.
Semua yang ada di bumi ini baik mahluk hidup maupun benda mati tersusun oleh materi. Materi ini tersusun atas unsure-unsur kimia antara lain karbon (C), Oksigen (O), Nitrogen (N), Hidrogen (H), dan Fosfor (P). Unsur-unsur kimia tersebut atau yang umum disebut materi dimanfaatkan produsen untuk membentuk bahan organik dengan bantuan matahari atau energi yang berasal dari reaksi kimia. Bahan organik yang dihasilkan merupakan sumber energi bagi organisme. Proses makan dan dimakan pada rantai makanan menngakibatkan aliran materi dari mata rantai yang satu ke mata rantai yang lain. Walaupun mahluk hidup dalam satu rantai makanan mati, aliran materi akan tetap berlangsung terus. Karena mahluk yang mati tersebut diurai oleh dekomposer yang akhirnya akan masuk lagi ke rantai makanan berikutnya. Demikian interaksi ini terjadi secara terus menerus sehingga membentuk suatu aliran energi dan daur materi.
Mahluk hidup, terutama tumbuhan ikut mendapat pengaruh yang cukup signifikan dari suplai hara dan energi. Di alam, semua elemen-elemen kimiawi dapat masuk dan keluar dari sistem untuk menjadi mata rantai siklus yang lebih luas dan bersifat global. Namun demikian ada suatu kecenderungan sejumlah elemen beredar secara terus menerus dalam ekosistem dan menciptakan suatu siklus internal. Siklus ini dikenal sebagai siklus biogeokimia karena prosesnya menyangkut perpindahan komponen bukan jasad (geo), ke komponen jasad (bio) dan  kebalikannya. Siklus biogeokimia pada akhirnya cenderung mempunyai mekanisme umpan-balik yang dapat mengatur sendiri (self regulating) yang menjaga siklus itu dalam keseimbangan.

B. Tujuan 
   1. Untuk mengetahui siklus biogeokimia dalam kehidupan
   2. Untuk mengetahui hubungan aliran energi dengan siklus biogeokimia
   3. Untuk mengetahui keadaan siklus biogeokimia hingga saat ini
   4. Memberikan rekomendasi dalam menjaga keberlanjutan siklus biogeokimia di alam

Download lengkap makalah Siklus biogeokimia, klik disini.

SIKLUS BIOGEOKIMIA.doc





VI. DAFTAR PUSTAKA
Buchari, dkk. 2001. Kimia Lingkungan. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Jakarta.
Riastuti, Dwi. 2005. Daur Biogeokimia. http://www.freewebs.com/ciget/
daur%20biogeokimia.html [09 Desember 2011]

Semua artikel ini dilindungi oleh Hak Cipta, boleh anda copy paste asalkan disertai dengan sumber dengan meminta ijin terlebih dahulu.

Key word : makalah biogeokimia, siklus biogeokimia, soal biogeokimia, daur biogeokimia, siklus atmosfer, siklus hidrologi, siklus carbon, siklus oksigen, siklus nitrogen, siklus sedimen, siklus fosfor, siklus belerang (sulfur), apakah sama aliran materi dengan daur biogeokimia.daur nitrogen, makalah kimia lingkungan, biogeokimia 2012, daur biogeokimia 2012